The Manuscript of Feelings

 


The Manuscript of Feelings - EHSAS Sekeping Memori karya Ismy Ruheen

"A manuscript of feelings penned by time, preserved in silence, and recited by longing."


Kategori Tanhai Ki Goonj - Gema Sunyi: Visual wanita menatap jendela hujan melambangkan puisi melankolis dan kontemplasi hati Ismy Ruheen.

"A space for poetry born in the middle of the night. About unspoken longings, empty benches, and conversations with oneself."

TANHAI KI GOONJ

(Gema dalam Kesunyian) Buka Ruang Sunyi

Kategori Noor-E-Umeed - Pendar Harapan: Visual cahaya matahari pagi menyinari buku terbuka dan tanaman hijau, melambangkan puisi tentang doa, kesembuhan, dan optimisme Ismy Ruheen.

"Hope is the only light that never falters, even as the storm seeks to extinguish it time and again."

NOOR-E-UMEED

(Pendar Harapan) Menuju Cahaya


Kategori Naqsh-E-Maazi - Jejak di Ambang Waktu: Visual jam saku antik emas melambangkan kumpulan puisi tentang memori, aroma kertas tua, dan jejak langkah masa silam Ismy Ruheen.

"Every memory has its own place. Here, we celebrate what has passed so that it remains alive within words."

NAQSH-E-MAAZI

(Jejak di Ambang Waktu) Telusuri Jejak